Awal mula mengenal saham dan mulai menggelutinya (2017/2018), aku pribadi sungguh terkesima dan bisa dibilang kecanduan untuk melihat pergerakannya mulai dari pembukaan jam 09.00 dan berharap akan perubahan yang menjadi hijau di saham yang kubeli selama proses bergulir sampai jam 15.00.

1-2 tahun pola itu berlaku dan sangat toxic menurutku. Sangat mempengaruhi emosional dan produktifitas dalam bekerja.

Dan sangat berubah ketika aku memutuskan untuk mengubah semua kegiatan dan pola pikir dari yang tadinya trader menjadi seorang value investor setelah membaca banyak buku yang berkaitan dengan Buffet, Munger, Lynch, dan para legenda investor lainnya . Thanx to them.

Tak sedikit orang yang baru mulai, akan merasakan hal seperti itu. Bahkan teman-teman yang dulunya sangat membenci saham, tapi ketika mereka mulai mencoba dan membeli lot nya, luar biasa ke aktifan mereka di saham. Mulai mencoba strategi sana sini (yang biasanya kaitan dengan teknikal), dan sangat bersemangat ketika merasakan untung dari saham yang dibelinya .

Saat ini , aku sudah mati rasa dengan naik turunnya saham di bursa. Apalagi ketika sudah melewati tahun 2020 yang luar biasa menghancurkan portofolioku, dan honestly sangat membentuk mental ku untuk menjadi investor yang baik.

Saatnya sekarang adalah mengasah kesabaran dan conviction terhadap thesis investasiku. Dan ternyata itu adalah inti pelajarannya dan pelajaran yang cukup sulit.

Apakah teman-teman yang sudah masuk di saham merasakan hal yang sama? menjadi candu dalam menanti pasar buka, dan melihat terus menerus, bahkan detik tiap detik harganya dipantengin, dan menjadi emosional ketika ticker menunjukkan naik turunnya harga saham yang sudah kita beli?

Bisa jadi itu toxic dan mengganggu kehidupan dan mengurangi kemampuan common sense kita terhadap analisis kita .

Be carefull & Good luck

close

Subscribe!

Dapatkan Postingan Terbaru Via Email !

Take a look at our Privacy Policy for more info.

Leave a Reply

Your email address will not be published.