Ada dua kutipan yang sangat saya sukai tentang sejarah

“History never repeats itself, but it does often rhyme.” Mark Twain

 “Those who do not remember the past are condemned to repeat it.” Santayana

Sejarah memang tak akan pernah terulang sama persis, namun sering kali punya ritme. Dan siapa yang tidak ingat sejarah, maka mereka akan dikutuk untuk mengulanginya.

Di satu sesi, Mohnish Pabrai ditanya oleh seorang audiens, apa yang dilakukan investor di kesehariannya?

Pabrai bercerita, suatu kali dia makan malam dengan Charlie Munger, dan Munger lagi kepengen baca sejarah panjang ratusan tahun dari Genereal Motor . Singkat cerita Pabrai menemukan annual report General Motor dari mahasiswa Boston University mulai tahun 1911. Lalu mengirimkannya ke Charlie Munger.

Beberapa hari kemudian dia ketemu Munger dan bertanya, “Gimana, apakah kamu sudah membaca annual reportnya?” . Dan lalu Charlie bercerita panjang tentang semua aspek dari General Motors, dan mendapatkan wawasan yang sangat berharga dari situ. Yang mungkin bisa jadi pertimbangan untuk pengambilan atau ide tentang suatu investasi atau bagaimana suatu bisnis berjalan.

Dari cerita Munger itu, Pabrai menjadi terpengaruh, dan mencoba membaca nya mulai dari 1911 sampai 1950 an. Dan dia sangat terkagum bahwa begitu banyak insight yang dia dapatkan. Dia menjadi tau seperti apa bisnis GM ketika terjadi perang, ketika GM tidak memproduksi mobil, ketika ada Asteroid, bagaimana perusahaan hebat bisa berkembang dan tetap bertahan.

“You get a much deeper richer insight into these business with some of that reading”.

Bahwa akan ada banyak insight dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan (apalagi Investasi) apabila kita mulai melakukan hal yang sederhana namun sulit, yakni membaca.

Baca Juga : Kenapa Rugi di Pasar Saham

close

Subscribe!

Dapatkan Postingan Terbaru Via Email !

Take a look at our Privacy Policy for more info.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *