Berikut buku-buku yang terbaik dan wajib dibaca kalau mau menjadi seorang investor.

1. The Richest Man in Babylon

Buku ini ditulis oleh George S Clason tahun 1926. Ini adalah buku klasik tentang prinsip yang paling mendasar dalam manajemen keuangan. Karena judulnya juga memang sangat klasik tentang kisah orang terkaya di Babylonia, maka dalam bahasanya, masih banyak disampaikan dengan kata-kata emas (Kalau kita saat ini mungkin menggunakan kata-kata uang).
5 Hukum tentang emas :

  1. Dengan senang hati dan dalam jumlah yang semakin besar, emas akan mendatangi siapapun yang mau menyisihkan tidak kurang dari sepersepuluh (10%) penghasilannya untuk menciptakan harta benda bagi masa depannya maupun keluarganya
  2. Dengan rajin dan riang gembira, emas bekerja bagi pemiliknya yang bijaksana, yang menemukan bagi emas itu pekerjaan yang menguntungkan sehingga ia beranak-pinak seperti kawanan ternak di padang.
  3. Emas aman dalam lindungan pemiliknya yang bijak, yang menginvestasikannya berdasarkan nasihat orang-orang yang terbukti ahli dalam pengelolaannya.
  4. Emas akan lari dari orang yang menginvestaikannya dalam usaha atau tujuan yang tidak diketahuinya dengan baik, atau tidak dianjurkan oleh orang-orang yang ahli dalam pengelolaannya.
  5. Emas akan lari dari orang yang memaksanya untuk memberi penghasilan yang mustahil, atau yang mengikuti bujukan mulut manis para penipu maupun pemimpi di siang bolong, atau yang tidak berpengalaman dan muluk-muluk dalam berinvestasi.

Itu adalah sedikit isi dari prinsip mendasar yang diajarkan dalam buku ini, ada beberapa kisah-kisah yang juga sangat menarik, dan menurutku tak akan lekang oleh waktu.

2. Rich Dad Poor Dad

Buku ini ditulis oleh Robert T Kiyosaki tahun 1997. Buku ini pertama kali kubaca ketika SMA , dan ini membuka pandanganku, apa yang sebenarnya diajarkan oleh Ayah kaya (Yang tidak terlalu berpendidikan tinggi) dan apa yang diajakarkan oleh Ayah Miskin (Orang berpendidikan tinggi). Terlepas mungkin ada beberapa kontroversi, namun prinsip yang diajarkan oleh Kiyosaki sangat bermanfaat. Setali tiga uang, beliau juga menuliskan di CashFlow Quadrant, tentang empat kuadran orang dalam menghasilkan uang.

  1. E (Employee) = Ini adalah karyawan yang bekerja menerima gaji dari pemilik bisnis
  2. S (Self Employed) = Pemilik usaha kecil atau pekerja mandiri, seperti konsultan
  3. B (Business Owner) = Pemilik bisnis besar
  4. I (Investor) = Investor

Apa yang diajarkan ayah miskin selalu berkisar di kuadran sebelah kiri , dengan gambaran kekuatan otak kiri yaitu menjadi Employee atau Self Employed, Kerja untuk menghasilkan uang, itulah prinsip quadran kiri. Sementara Ayah Kaya selalu mengajarkan di sisi sebelah kanan, bangun bisnis, biarkan uang bekerja untuk menghasilkan uang.

3. Sukses Berinvestasi Ala Buffet

Buku ini adalah buku yang baik sebagai awal untuk melangkah memahami kerangka berpikir di pasar saham. Sebelum membaca buku ini, aku sangat terombang ambing tentang begitu banyaknya pendapat dan rekomendasi orang-orang yang mengatakan dirinya profesional di bidang keuangan.

Buku ini berisi 24 strategi investasi sederhana dari value investor terbaik di dunia, Warren Buffet. Yang ditulis James Pardoe tahun 2005.

Bab 1. Pilihlah Kesederhanaan, Bukan Kompleksitas
Bab 2. Putuskan sendiri investasi Anda
Bab 3. Pertahankan Tempramen yang tepat
Bab 4. Bersabar
Bab 5. Beli Bisnis Bukan saham
……Bab 24. Jadilah Investor yang andal

Sebelum baca buku yang berat-berat yang bisa jadi membuat mental down karena menganggap investasi adalah dunia yang sangat rumit, ada baiknya , membaca buku ini terlebih dahulu.

4. One Up On Wall Street

Tentu ini adalah salah satu buku favorit ku. Dari membaca buku inilah aku punya pandangan dalam mengkategorikan jenis bisnis apa saja yang ada di bursa.
Lynch mengkategorikan 6 jenis kriteria saham :

  1. Slow Grower (Si Petumbuh Lamban)
  2. Stalwarts (Si Petumbuh Menengah
  3. UpStart (Si Petumbuh Cepat)
  4. Cyclical (Bersiklus)
  5. TURNAROUND (Berbalik Arah)
  6. Asset Play (Aset Tersembunyi).

Kenapa ini penting? karena ini dapat membimbing kita untuk tidak salah membeli saham dengan harga yang ternyata ada di puncak sesuai klasifikasinya. Tulisan nya juga sudah pernah kuposting di sini.

Buku ini ditulis oleh Peter Lynch tahun 1989.

5. The Intelligent Investor

Dan ini adalah buku dewanya, bahkan warren buffet menulis di halaman buku ini, “Buku terbaik yang pernah ditulis tentang investasi”.
Mohon diingat bahwa buku ini sebenarnya bukan untuk pemula atau yang pertama kali baca bisa mengerti. Karena kalau kalian baru masuk pasar, terus langsung tergiur membeli buku ini, maka kalian akan puyeng .
Karena buku ini cukup tua, ditulis oleh Benjamin Graham tahun 1949. Sehingga bahasanya juga cukup rumit untuk dipahami dengan konteks tahun itu.

Namun versi updatenya sudah ditulis oleh Jason Zweig dengan komentar-komentar yang mengikuti jaman.
Kerangka berpikir terbaik disampaikan oleh Benjamin Graham di Bab 8 dan Bab 20 yang membahas tentang Fluktuasi pasar yang diakibatkan oleh Mr. Market dan tentang Margin of Safety.

Bab 8 : Fluktuasi Pasar . Ben Graham mengatakan bahwa fluktuasi memberikan kesempatan untuk membeli dengan bijak ketika harga turun tajam dan menjual dengan bijak ketika harga naik pesat. Di luar itu semua , lebih baik melupakan pasar saham dan berfokus pada return dividen serta hasil operasi perusahaan-perusahaan tempat kita berinvestasi.

Bab 20 : Margin of Safety. Margin of safety memberikan pengaman ketika error terjadi. Karena begitu banyak variabel yang ada dalam suatu penilaian bisnis perusahaan. Oleh karena itu ben Graham mengatakan 4 prinsip yang harus dipahami :

  1. Ketahui apa yang sedang anda lakukan, pahami bisnis anda
  2. Jangan biarkan orang lain menjalankan bisnis anda kecuali anda mengawasi kinerjanya dengan perhatian dan pemahaman yang memadai, dan anda punya alasan yang kuat untuk percaya pada integritas dan kemampuannya
  3. Jauhi bisnis yang memberikan anda peluang untuk rugi
  4. Yakin dengan pengetahuan dan pengalaman anda.

Pada prinsipnya, Benjamin Graham menitik beratkan pada pemahaman dan pengetahuan akan bisnis tersebut. Dan memberikan margin pengaman untuk jaga-jaga apabila ada kondisi yang tidak diharapkan. Lagi-lagi , ini bukan hanya hitungan di atas kertas, tapi lebih ke kualitas pengetahuan untuk memperbesar peluang agar tidak rugi.

Mungkin untuk part 1 cukup 5 dulu saja, next artikel aku akan melanjutkan dengan buku lainnya yang juga cukup menarik untuk diulas.

Happy Sunday all.

close

Subscribe!

Dapatkan Postingan Terbaru Via Email !

Take a look at our Privacy Policy for more info.

2 thoughts on “Buku Wajib Value Investor (Part 1)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *